Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

kerinduan akan sang ayah

Diantara kegelapan dunia kau lah yang menjadi surya penerang alam.
Tak hentinya memberi cahaya bagi anaknya yang sedang kelam.
Pendidikan agama dan umum ia tanamkan.
Hanya untuk masa depan baik anak nya yang ia cita-citakan.

Betapa besar ketabahanya.
Kenakalan semasa aku kecil sungguh menjadi tantangan baginya.
Kesholehan ku menjadi tanggung jawabnya kepada sang pencipta.
Bila aku menjadi bejat nerakalah ia tempatnya.
Bila aku menjadi anak patuh pada agama surgalah ia tempatnya.

Ketika angan-anganya bercumbu dengan sejuta harapan.
Menentukan apakah esoknya menjadi terang atau berbalik suram.
Madah-madah lantunan do`a pada sang pencipta  kau lantunkan setiap malam.
Tak da rasa letih atau lelah yang keluar dari lisanya.
Meskipun paginya ia harus mendahului sang mata fajar yang akan menghiasi sebelum sang surya yang sebernarnya akan menampakkan wajah sinarnya untuk mencari nafka.
Demi anak.
Demi istri.
Demi orang tua.
Tak lupa demi bangsa dan agamanya.
Pujian…. Sungguh ia tak butuhkan.
Balas jasa dari anak nya apalagi.
Tiada yang ia harapkan hanyalah ingin mencukupi kebutuhan mahligai kekeluargaanya.

dia merupakan nahkoda dalam samudra keluarga.
Yang mana bila ia tersesat maka aku sebagai awaknya kan mengikutinya.
Repot……..
Repot sekali menjalani hidup seperti ini.
Sehingga betapa sangatnya aq menghortinya……



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Search This Blog